<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5570055586318510253</id><updated>2012-01-22T20:15:23.848-08:00</updated><category term='Atikel'/><category term='artikeL'/><title type='text'>darul aitam</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://darulaitam.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5570055586318510253/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darulaitam.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>panti asuhan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17740742763451495848</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/TK_AfUoMKfI/AAAAAAAAAF4/Fin-Pf7E2Uc/S220/LOGO+SMP+warna.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5570055586318510253.post-7193966888669126341</id><published>2010-04-29T08:41:00.000-07:00</published><updated>2010-04-29T08:57:02.469-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikeL'/><title type='text'>Mencermati Kondisi Batin; Ketika Melakukan Dosa Besar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/S9mrxo1emII/AAAAAAAAAEk/DiBSp4vE4Tg/s1600/tunduk.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/S9mrxo1emII/AAAAAAAAAEk/DiBSp4vE4Tg/s200/tunduk.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465588492054468738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;• Orang yang tergelincir ke dosa besar seringkali melenting ke atas  melampaui posisi sebelumnya. Dengan kata lain, dosa dan maksiat  seringkali menjadi momentum untuk lebih dekat dengan Tuhan, mengapa?&lt;br /&gt;• Bagaimana menjadikan dosa sebagai sebagai anak tangga menuju Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosa  dan maksiat bukan saja perbuatan tercela dan terlarang, melainkan juga  membutakan mata hati, memadamkan&lt;br /&gt;nurani. Lebih dari itu, dosa dan  maksiat juga membawa kegelisahan sehingga ketenangan hidup terganggu.  Jelasnya, dosa dan maksiat merendahkan derajat dan kualitas kemanusiaan.&lt;br /&gt;Semua yang dilarang Tuhan adalah musuh kemanusiaan dan semua yang  diperintahkan dan dianjurkan Tuhan demi untuk martabat kemanusiaan.  Tuhan tidak butuh untuk disembah tetapi manusialah yang membutuhkan  penyembahan itu, karena di balik penyembahan dan ketaatan itu tersimpan  hikmah dan berbagai kemaslahatan untuk manusia dan kemanusiaan.&lt;br /&gt;Seandainya semua manusia mogok untuk menyembah kepada-Nya maka tidak  sedikit pun mengurangi kapasitas dan eksistensi-Nya sebagai Tuhan.  Sebaliknya seandainya semua manusia taat kepada-Nya bagaikan malaikat  sekalipun maka tidak akan berpengaruh terhadap Dirinya.&lt;br /&gt;Perintah dan larangan Tuhan adalah bukti kemaha-pengasih dan  penyayang-Nya terhadap hamba-Nya, khususnya kepada manusia, yang  diberikan spesifikasi khusus sebagai khalifah, representatif Tuhan di  jangat raya ini.&lt;br /&gt;Meskipun diberi kekhususan sebagai khalifah, manusia tetap sebagai hamba  (’abid) yang harus menyembah kepada Tuhan, sebagaimana halnya  makhluk-makhluk lainnya. Konsekwensi tugas kekhalifahan yang diemban  manusia, Allah menundukkan seluruh alam semesta kepadanya, bahkan di  dalam penciptaan awal manusia (Adam), para makhluk diperintahkan hormat  dan sujud kepadanya sebagai bukti kehebatan dan keutamaan manusia.&lt;br /&gt;Memang ada yang membangkang dan keberatan untuk sujud, yaitu Iblis  bersama komunitasnya, makanya itu mereka dikutuk. Untuk mencari parner  di neraka maka mereka diberi kesempatan untuk menggoda manusia sampai  akhir zaman.&lt;br /&gt;Konsep penundukan alam semesta (taskhir) tidak bisa diartikan semacam  ”SIM” untuk mengeksploitasi alam raya melampaui daya dukungnya. Alam  raya tidak akan tunduk dan tidak lagi akan bersahabat kepada manusia  manakala melampaui batas-batas yang telah digariskan Tuhan. Allah SWT  bukan hanya Tuhan manusia sebagai makhluk&lt;br /&gt;mikrokosmos tetapi juga  Tuhan alam raya sebagai makhluk makrokosmos. Realasi makhluk mikrokosmos  dan makhluk&lt;br /&gt;makrokosmos adalah relasi kekahlifahan.&lt;br /&gt;Sedangkan relasi mikrokosmos-makrokosmos dan Tuhan adalah relasi  penghambaan. Karena itu, dosa tidak boleh dimaknai hanya sebagai masalah  relasi vertikal antara makhluk dengan Sang Khaliq, tetapi dosa juga  terkait dengan masalah relasi horizontal antara sesama makhluk. Dan  makhluk di sini bukan hanya sesama manusia, apa lagi hanya&lt;br /&gt;sebatas  sesama muslim, tetapi juga sesama makhluk, baik makhluk hidup maupun  makhluk benda mati. Bukankah kata ”benda mati” itu hanya ada dalam kamus  manusia?&lt;br /&gt;Bagi Tuhan dan para malaikatnya, tidak ada istilah benda mati. Semunya  itu bertasbih dan menyembah Tuhan, hanya kita yang tidak memahami tasbih  dan bentuk ibadah mereka.&lt;br /&gt;Demikian kesimpulan di dalam berbagai ayat Al-Qur’an. Dosa dan maksiat  memang mejatuhkan dan menjerumuskan seseorang ke lembah kehinaan tetapi  kalau itu disadari dalam bentuk kesadaran puncak (taubat nashuha) maka  tidak mustahil itu melentingkan kembali yang bersangkutan ke atas,  bahkan mungkin lebih tinggi dari pada posisinya semula.&lt;br /&gt;Dosa dan maksiat sangat berpotensi dan dapat dijadikan titik masuk  seseorang untuk lebih dekat kepada Tuhannya. Tidak jarang para pendosa  yang taubat justru lebih baik dari pada orang-orang biasa. Ini mungkin  disebabkan karena&lt;br /&gt;ia sudah mampu membandingkan betapa jauh jaraknya  antara suasana batin yang taat dan yang durhaka kepada-Nya.&lt;br /&gt;Namun ini tidak berarti sebuah ajakan kepada kita untuk mencicipi dosa  guna meningkatkan kesadaran dan keimanan, sebab betapa banyak bahkan  jauh lebih banyak para pendosa jatuh dan tidak melenting ke atas,  melainkan&lt;br /&gt;bagaikan bola yang jatuh di dalam lumpur, tidak lagi  melenting ke atas, malah justru terbenam di dalam lumpur kehinaan.&lt;br /&gt;Para pendosa yang berpotensi melenting ke atas ialah mereka yang karena  dosa dan maksiat yang dilakukannya betul-betul membuat dirinya terpukul  dan kecewa, mengapa dirinya harus melakukan sesuatu yang amat bodoh di  dalam hidupnya. Karena itu ia menyesal sejadi-jadinya seraya menjalani  proses pembersihan diri dengan penuh&lt;br /&gt;ketekunan.&lt;br /&gt;Menurut Imam Gazali, dalam kitab Ihya’ `Ulum al-Din, seorang pendosa  diminta untuk tidak sekedar istigfar (membaca lafaz istigfar) melainkan  harus menjalani rangkaian proses taubat, yaitu:&lt;br /&gt;1) Memperbanyak mengucap istigfar,&lt;br /&gt;2) dengan segera meninggalkan dosa dan maksiat itu,&lt;br /&gt;3) menyesal sejadi-jadinya terhadap kekeliruan&lt;br /&gt;yang telah  dilakukannya,&lt;br /&gt;4) bertekad dan berikrar untuk tidak akan pernah mengulangi perbuatan  tercela itu dalam hidupnya,&lt;br /&gt;5) mengganti dan menutupi perbuatan dosa dan maksiat itu dengan  amal-amal kebajikan yang ikhlas,&lt;br /&gt;6) kalau dosa itu berupa mengambil hak orang lain maka harus segera  mengembalikannya sesegera mungkin,&lt;br /&gt;7) menghancurkan daging yang bertumbuh di dalam dirinya yang berasal  dari produk haram dengan cara melakukan&lt;br /&gt;riyadhah dan mujahadah, yakni  menjalani latihan jasmani dan rohani dalam upaya mendekatkan diri  sedekat-dekatnya kepada Allah Swt.&lt;br /&gt;8) sesegera mungkin meminta maaf kepada orang yang pernah disakiti atau  dikecewakan itu. Jika ini semuanya dipenuhi maka seseorang berhak  mendapatkan pengampunan Allah terhadap dirinya.&lt;br /&gt;Banyak pendosa yang telah melakukan tahapan pertobatan itu dengan baik  dan tekun. Mereka selalu manangisi dosa masa lampaunya di dalam sujud  tahajjudnya di tengah malam. Bahkan air matanya tak pernah bisa  dibendung jika mengingat kembali berbagai dosa yang pernah dilakukannya.&lt;br /&gt;Penyerahan diri secara total seperti ini mendapatkan janji pengampunan  Allah SWT. Ada ulama yang pernah  mengatakan bahwa: ”Air mata taubat  itulah yang akan memadamkan api neraka. Bahkan Allah SWT mencintainya,&lt;br /&gt;sebagaimana  hadis yang pernah dikutip Al-Gazali dalam kitabnya: ” Allah lebih  senang mendengarkan jeritan taubatnmya para pendosa ketimbang gemuruh  tasbihnya para ulama”.&lt;br /&gt;Dalam Al-Qur’an juga ditegaskan bahwa ” Sesungguhnya Allah mencintai  orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan  diri. (QS. Al-Baqarah/2:222). Yang penting bagi yang bersangkutan tidak  mempermainkan Tuhan dengan pembatalan-pembatalan taubat.&lt;br /&gt;Seorang sufi, Yahya bin Mu’adz pernah mengatakan: “Melakukan satu  perbuatan dosa setelah taubat jauh lebih buruk dari pada melakukan 70  perbuatan dosa sebelum taubat.&lt;br /&gt;Kata Dzun Nun: “Beristighfar dari dosa tanpa berusaha melepaskankan diri  dari dosa itu adalah taubatnya para pendusta. Barangsiapa bertaubat,  kemudian tidak membatalkan taubatnya, maka ia termasuk orang bahagia”.  Subhanallah, alangkah beruntungnya orang yang demikian ini.&lt;br /&gt;Bagi para pendosa tidak sepantasnya putus asa terhadap dosa-dosanya.  Sebesar apapun dosa seseorang pasti jauh lebih besar dosa pengampunan  Tuhan. Tidak ada artinya dosa besar jika yang datang adalah wajah Tuhan  Yang Maha Pengasih dan Penyayang.&lt;br /&gt;Yang penting bagi kita adalah penyerahan diri secara total terhadapnya.  Terserah Dia. Jika Dia akan memasukkan kita ke dalam neraka itu adalah  hak-Nya, tetapi tidak ada yang bisa menghalangi-Nya jika Dia akan  memaafkan hamba-Nya.&lt;br /&gt;Apakah Dia akan menyiksa hamba-Nya yang sudah rebah dan bersujud di  hadapan kebesaran-Nya sambil menagis memohon ampun dan menyerahkan diri  sepenuhnya kepada-Nya. Bukankah Dia lebih menonjol sebagai Tuhan Maha  Pengasih dan Maha Pengampun ketimbang sebagai Tuhan Maha Pemarah dan  Maha Penghukum.Tidak sedikit para pendosa mendapatkan pengampunan dan  kasih sayang Tuhan./taq&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5570055586318510253-7193966888669126341?l=darulaitam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darulaitam.blogspot.com/feeds/7193966888669126341/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://darulaitam.blogspot.com/2010/04/mencermati-kondisi-batin-ketika.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5570055586318510253/posts/default/7193966888669126341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5570055586318510253/posts/default/7193966888669126341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darulaitam.blogspot.com/2010/04/mencermati-kondisi-batin-ketika.html' title='Mencermati Kondisi Batin; Ketika Melakukan Dosa Besar'/><author><name>panti asuhan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17740742763451495848</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/TK_AfUoMKfI/AAAAAAAAAF4/Fin-Pf7E2Uc/S220/LOGO+SMP+warna.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/S9mrxo1emII/AAAAAAAAAEk/DiBSp4vE4Tg/s72-c/tunduk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5570055586318510253.post-9209607869183964959</id><published>2010-04-18T22:50:00.000-07:00</published><updated>2010-04-19T22:43:43.459-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Atikel'/><title type='text'>Kunci Surga yang Terbuang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/S80_BE3j_oI/AAAAAAAAAEM/yu1ePlZbP4A/s1600/_100417085707.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 144px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/S80_BE3j_oI/AAAAAAAAAEM/yu1ePlZbP4A/s200/_100417085707.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462091210789486210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Oleh: Ustaz Kusen MA&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Bila semua ibadah kita seperti shalat, puasa, sedekah, dan haji, berjalan bagus, maka, kelak di akhirat akan diberikan semacam tiket atau kunci untuk masuk surga. Tatkala banyak orang masuk surga, ternyata kita tidak dapat memasukinya, padahal sudah mempunyai tiket untuk memasukinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sebabnya? Padahal, amal kebaikan yang telah kita kumpulkan, bila dihitung jumlahnya sangat banyak. Namun, kenapa bukan surga yang didapatkan, dan sebaliknya malah neraka yang menjadi tempat kita? Itulah kunci surga yang terbuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda, "Tidak akan masuk surga, orang yang memutuskan tali persaudaraan." Karena itu, walaupun amal kebaikannya banyak, jika memutuskan hubungan silaturahim dengan sesama Muslim, dia akan ditempatkan di neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa demikian? Karena manusia punya penyakit hati atau sok. Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Ali Ridla dikatakan bahwa ketika sedang berkumpul dalam suatu majelis bersama murid-muridnya (hawariyyun), Nabi Isa AS menceritakan kelebihan yang diberikan Allah SWT padanya. Seperti menyembuhkan penyakit kusta dan menghidupkan orang mati dengan izin Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, kata Isa AS, ada satu jenis penyakit yang ia tak mampu menyembuhkannya. Murid-muridnya bertanya jenis penyakit tersebut. Isa menjawab, penyakit itu adalah penyakit hati (sok).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Isa AS menjelaskan, penyakit sok memiliki ciri khas, yaitu merasa lebih dari yang lain. Merasa lebih cantik, ganteng, hebat, kaya, kuasa, dan benar. Selain itu, orang yang sok itu juga suka membantah (ngeyel), dan ngotot (tak mau kalah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Al-Ghazalie mengategorikan orang tersebut sebagai Laa Yadri wa Laa Yadri 'Annahu Laa Yadri (orang bodoh tidak menyadari bahwa dirinya bodoh). Inilah orang bodoh yang merasa pintar. Dia tidak menyadari bahwa sesungguhnya dirinya bodoh, namun ia tidak mau belajar agar menjadi lebih pintar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika manusia sudah mengidap penyakit sok ini, dia tidak akan pernah menyadari kesalahannya. Ia selalu merasa benar, padahal nyata-nyata salah dan ia tidak mau meminta maaf atas kesalahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika masing-masing pihak merasa paling benar, maka akan mulai terputuslah tali silaturahim, dan ia tidak berhak mendapatkan surga kendati sudah memiliki kuncinya. Laa yadkhulu al-Jannata Qaththi'un al-Rahim (Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan silaturahim). Allah berfirman, "Sejelek-jelaknya makhluk (binatang) di sisi Allah adalah mereka yang pekak dan tuli (sok), yang tidak mengerti apa pun." (QS Al-Anfal [8]: 22). Wa Allahu a'lam.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5570055586318510253-9209607869183964959?l=darulaitam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darulaitam.blogspot.com/feeds/9209607869183964959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://darulaitam.blogspot.com/2010/04/kunci-surga-yang-terbuang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5570055586318510253/posts/default/9209607869183964959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5570055586318510253/posts/default/9209607869183964959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darulaitam.blogspot.com/2010/04/kunci-surga-yang-terbuang.html' title='Kunci Surga yang Terbuang'/><author><name>panti asuhan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17740742763451495848</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/TK_AfUoMKfI/AAAAAAAAAF4/Fin-Pf7E2Uc/S220/LOGO+SMP+warna.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/S80_BE3j_oI/AAAAAAAAAEM/yu1ePlZbP4A/s72-c/_100417085707.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5570055586318510253.post-2053139522614657095</id><published>2010-04-16T06:58:00.000-07:00</published><updated>2010-04-19T22:45:32.449-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Atikel'/><title type='text'>Noda yang Menghancurkan Ibadah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/S80_c7nwklI/AAAAAAAAAEU/ouTjRr91hZ4/s1600/_100416075252.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 144px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/S80_c7nwklI/AAAAAAAAAEU/ouTjRr91hZ4/s200/_100416075252.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462091689343619666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Oleh: Abdullah Hakam Shah MA&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang beranggapan bahwa kualitas ibadah hanya ditentukan oleh syarat, rukun, dan kekhusyukan dalam pelaksanaannya. Misalnya, shalat yang berkualitas adalah yang didahului oleh wudlu yang benar, suci pakaian dan tempatnya, serta khusyuk dalam melakukan setiap rukunnya. Demikian pula dengan ibadah-ibadah yang lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saad bin Abi Waqqash RA bertanya kepada Rasulullah SAW tentang rahasia agar ibadah dan doa-doanya cepat dikabulkan. Rasul SAW tidak mengajari Sa'ad tentang syarat, rukun, ataupun kekhusyukan. Rasul mengatakan, "Perbaikilah apa yang kamu makan, hai Sa'ad." (HR Thabrani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sindiran yang hendak disampaikan Rasulullah SAW lewat hadis di atas. Yaitu, bahwa kebanyakan manusia cenderung memperhatikan 'kulit luar', tapi lupa akan hal-hal yang lebih urgen dan fundamental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap Muslim pasti mengetahui bahwa shalat atau haji mesti dilakukan dengan pakaian yang suci. Pakaian yang kotor akan menyebabkan ibadah tersebut tidak sah alias ditolak. Namun, betapa banyak di antara kaum Muslim yang lupa dan lalai bahwa makanan yang diperoleh dari cara-cara yang kotor juga akan berujung pada ditolaknya ibadah dan munajat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul SAW telah mengingatkan, "Demi Zat Yang menguasai diriku, jika seseorang mengonsumsi harta yang haram, maka tidak akan diterima amal ibadahnya selama 40 hari." (HR Thabrani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam hadis lain yang dinukil Ibnu Rajab al-Hanbali, Rasul SAW bersabda, "Barangsiapa yang di dalam tubuhnya terdapat bagian yang tumbuh dari harta yang tidak halal, maka nerakalah tempat yang layak baginya."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah terlihat dengan jelas, korelasi antara kualitas ibadah dan sumber penghasilan. Bahkan, karena ingin memastikan bahwa semua yang dikonsumsi berasal dari sumber yang halal, para Nabi dan Rasul menekuni suatu pekerjaan secara langsung untuk menghidupi diri dan keluarga mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nabi Dawud adalah seorang pandai besi dan penjahit, Nabi Zakaria seorang tukang kayu, Rasulullah SAW adalah seorang pedagang, dan seterusnya. Demikian pula dengan para sahabat yang mulia; mayoritas kaum Muhajirin berprofesi sebagai pedagang, sementara kaum Anshar mengandalkan hidupnya dari pertanian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lebih dari itu, ketika seseorang bergelimang harta haram, dan ia menafkahi keluarganya dengan harta tersebut, sebenarnya ia tidak hanya menodai ibadahnya sendiri. Tapi, juga menodai ibadah dan masa depan anak-istrinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti komentar Syekh 'Athiyah dalam Syarh al-Arbain an-Nawawiyah, "Orang tua seperti itu secara sengaja membuat ibadah dan doa anak-anaknya tertolak. Sebab, ia menjadikan tubuh mereka tumbuh dari harta yang haram." Wa Allahu a'lam _(A. susan)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5570055586318510253-2053139522614657095?l=darulaitam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darulaitam.blogspot.com/feeds/2053139522614657095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://darulaitam.blogspot.com/2010/04/noda-yang-menghancurkan-ibadah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5570055586318510253/posts/default/2053139522614657095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5570055586318510253/posts/default/2053139522614657095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darulaitam.blogspot.com/2010/04/noda-yang-menghancurkan-ibadah.html' title='Noda yang Menghancurkan Ibadah'/><author><name>panti asuhan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17740742763451495848</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/TK_AfUoMKfI/AAAAAAAAAF4/Fin-Pf7E2Uc/S220/LOGO+SMP+warna.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/S80_c7nwklI/AAAAAAAAAEU/ouTjRr91hZ4/s72-c/_100416075252.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5570055586318510253.post-7040492150927457265</id><published>2009-01-13T05:38:00.001-08:00</published><updated>2009-01-13T06:25:21.416-08:00</updated><title type='text'>Gallery</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWyiEllsIlI/AAAAAAAAACY/OiBkX5Tg4qQ/s1600-h/S5030122.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290781861946860114" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWyiEllsIlI/AAAAAAAAACY/OiBkX5Tg4qQ/s320/S5030122.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Santri lagi asik olahraga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWyiELHE3ZI/AAAAAAAAACQ/J4rJKbcrZus/s1600-h/S5030109.JPG"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290781854839135634" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWyiELHE3ZI/AAAAAAAAACQ/J4rJKbcrZus/s320/S5030109.JPG" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Salah satu asrama panti putra&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWyiD6kJnlI/AAAAAAAAACI/zpwAgP0Re7s/s1600-h/S5030098.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290781850397679186" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWyiD6kJnlI/AAAAAAAAACI/zpwAgP0Re7s/s320/S5030098.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Pintu gerbang utama panti putra&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWyiDBnLjbI/AAAAAAAAAB4/M6mqYJYNGRk/s1600-h/S5030088.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290781835109567922" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 234px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWyiDBnLjbI/AAAAAAAAAB4/M6mqYJYNGRk/s320/S5030088.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Pembangunan masjid panti putra&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWyiDsbtHAI/AAAAAAAAACA/8FsYDl3_YUI/s1600-h/S5030096.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290781846604160002" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 218px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWyiDsbtHAI/AAAAAAAAACA/8FsYDl3_YUI/s320/S5030096.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Pembangunan gedung asrama panti putri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWybvksoE-I/AAAAAAAAABw/pWCzalzG-nU/s1600-h/S5030248.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290774903860499426" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWybvksoE-I/AAAAAAAAABw/pWCzalzG-nU/s320/S5030248.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size:85%;color:#000099;"&gt;Kunjungan Bupati Banyuwangi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#000099;"&gt;Ani Lestari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWybvXLzZPI/AAAAAAAAABo/f7wyJ2jsy0g/s1600-h/S5031235.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290774900233168114" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWybvXLzZPI/AAAAAAAAABo/f7wyJ2jsy0g/s320/S5031235.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kegiatan Santri Pondok Darul Aitam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWybu5PghFI/AAAAAAAAABg/4M_aDpchj5k/s1600-h/S5031231.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290774892195644498" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWybu5PghFI/AAAAAAAAABg/4M_aDpchj5k/s320/S5031231.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size:85%;color:#000099;"&gt;Pendalaman Masalah Agama &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#000099;"&gt;(syawir)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWybuuxk56I/AAAAAAAAABY/nQ5QmeiUdW4/s1600-h/S5030646.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290774889385748386" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWybuuxk56I/AAAAAAAAABY/nQ5QmeiUdW4/s320/S5030646.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size:85%;color:#000099;"&gt;Gedung Asrama Putri dilihat dari samping&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWybuU3pRiI/AAAAAAAAABQ/AxeA_6jwhcA/s1600-h/S5030644.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290774882431878690" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWybuU3pRiI/AAAAAAAAABQ/AxeA_6jwhcA/s320/S5030644.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gedung Asrama Putri dilihat dari depan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5570055586318510253-7040492150927457265?l=darulaitam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darulaitam.blogspot.com/feeds/7040492150927457265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://darulaitam.blogspot.com/2009/01/gallery.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5570055586318510253/posts/default/7040492150927457265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5570055586318510253/posts/default/7040492150927457265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darulaitam.blogspot.com/2009/01/gallery.html' title='Gallery'/><author><name>panti asuhan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17740742763451495848</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/TK_AfUoMKfI/AAAAAAAAAF4/Fin-Pf7E2Uc/S220/LOGO+SMP+warna.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/SWyiEllsIlI/AAAAAAAAACY/OiBkX5Tg4qQ/s72-c/S5030122.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5570055586318510253.post-7820772402492795372</id><published>2009-01-12T21:46:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T21:53:24.922-08:00</updated><title type='text'>Panti Asuhan Darul Aitam Darussalam</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Panti asuhan yang di ketuai oleh KH. Ahmad Qusyairi Syafaat,SH,M.Hum ini bermula dari kegiatan rutin santunan kepada anak-anak yatim 10 Ays Syuro Pondok Pesantren Darussalam Blokagung. Karena dirasa kegiatan tersebut belum cukup, maka pada tanggal 10 April 1990 diresmikan suatu lembaga/yayasan Darul Aitam Darussalam sebagai payung dari panti asuhan Darul Aitam Darussalam dan kegiatan-kegiatan lain yang dilaksanakannya. Pada tahun 1999 telah terbentuk beberapa lembaga terkoordinasi dengan baik, antara lain:&lt;br /&gt;1.  Koperasi El Barca&lt;br /&gt;2. UEP/Usaha Ekonomi Produktif&lt;br /&gt;3. Pesantren Darul Aitam Darussalam&lt;br /&gt;4. LSM/Lembaga Swadaya Masyarakat.&lt;br /&gt;Di samping menampung para anak yatim, lembaga ini juga menerima para santri untuk menimba ilmu seperti halnya dengan pondok induknya yaitu pondok pesantren Darussalam Blokagung.&lt;br /&gt;Pada saat ini telah banyak ditampung anak yatim untuk dibekali ilmu agama dan ilmu umum serta keterampilan hidup (life skill) sebagai dasar mereka untuk memijak kehidupan di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;Penyantunan Panti Asuhan meliputi:&lt;br /&gt;1. Makan&lt;br /&gt;2. Uang saku masing-masing setiap bulan.&lt;br /&gt;3. Kesejahteraan hidup sehari-hari&lt;br /&gt;4. Perlengkapan kebersihan (sabun, sampo dll)&lt;br /&gt;5. Santunan tahunan yang berupa seragam sekolah tiap awal tahun ajaran baru sekolah dan santunan pakaian menjelang hari raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A. Lembaga Pendidikan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-     Pendidikan non formal&lt;br /&gt;       &gt; Madrasah Diniyyah Plus&lt;br /&gt;       &gt; PA. Darul Aitam Darussalam&lt;br /&gt;       &gt; Tahasus Nahwu/Bahasa Arab&lt;br /&gt;       &gt; Tahasus Bahasa Inggris&lt;br /&gt;       &gt; Kelompok Musyawirin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-    Pendidikan formal&lt;br /&gt;      &gt; PAUD Darul Athfal&lt;br /&gt;      &gt; SD Darussalam&lt;br /&gt;      &gt; SMP Plus Darussalam&lt;br /&gt;      &gt; SMA Darussalam&lt;br /&gt;      &gt; SMK Darussalam&lt;br /&gt;      &gt; MA Al Amiriyyah&lt;br /&gt;      &gt; STAI Darussalam&lt;br /&gt;      &gt; Wajar Dikdas&lt;br /&gt;-   Prestasi&lt;br /&gt;     1. Juara I MSQ Tingkat RMI Banyuwangi (1999)&lt;br /&gt;     2. Juara MHQ 15 dan 30 juz tingkat RMI (2005)&lt;br /&gt;     3. Juara I pidato Bahasa Inggris tingkat RMI Banyuwangi (1999)&lt;br /&gt;     4. Juara I pidato Bahasa Indonesia tingkat RMI (2007)&lt;br /&gt;      5. Peserta cerdas cermat LPTQ tingkat Jawa Timur (2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B. Fasilitas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;    1.  Masjid putra dan putri&lt;br /&gt;    2. Asrama putra dan putri&lt;br /&gt;    3. Perpustakaan El Library&lt;br /&gt;    4. Koperasi dan wartel&lt;br /&gt;    5. Kantin&lt;br /&gt;    6. Layanan Kesehatan&lt;br /&gt;    7. Olah raga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C. Aktifitas Yaumiyah (keseharian)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;    1.  Madrasah Diniyah plus&lt;br /&gt;    2.  Pengajian kitab kuning&lt;br /&gt;    3.  Pengajian TPQ&lt;br /&gt;    4.  Latihan Dibaiyah&lt;br /&gt;    5.  Latihan khitobah Latihan Ubudiyah &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;D. Khusus Panti Asuhan Darul Aitam Darussalam&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mengisi formulir di kantor Panti Asuhan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Calon anak asuh diantar oleh wali &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebelum dinyatakan diterima, pengurus panti akan melakukan survei kelayakan anak asuh (panti)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila dinyatakan diterima, maka wali harus segera melengkapi administrasi ke panti an&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wali bersedia bekerja sama dengan pengurus panti &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersedia mentaati aturan (qonun-qonun) panti asuhan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersedia belajar sampai SLTA&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5570055586318510253-7820772402492795372?l=darulaitam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darulaitam.blogspot.com/feeds/7820772402492795372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://darulaitam.blogspot.com/2009/01/panti-asuhan-darul-aitam-darussalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5570055586318510253/posts/default/7820772402492795372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5570055586318510253/posts/default/7820772402492795372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darulaitam.blogspot.com/2009/01/panti-asuhan-darul-aitam-darussalam.html' title='Panti Asuhan Darul Aitam Darussalam'/><author><name>panti asuhan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17740742763451495848</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/TK_AfUoMKfI/AAAAAAAAAF4/Fin-Pf7E2Uc/S220/LOGO+SMP+warna.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5570055586318510253.post-4543184088509856192</id><published>2009-01-12T21:26:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T21:39:02.471-08:00</updated><title type='text'>PAUD Darul Athfal</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Motto &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sehat, Cerdas, Ceria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan hendaklah takut kepada Alloh orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah&lt;/em&gt;   (QS. An nisa’ : 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Anak dilahirkan dalam keadaan suci, orang tua dan lingkungannyalah yang menjadikan ia Majuzi, Nashrani dan Yahudi&lt;/em&gt; (Al-hadits)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;VISI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Terwujudnya anak didik sehat, Cerdas, Ceria dan berakhlaqul karimah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengoptimalkan perkembangan yang dimiliki anak didik dengan bermain dan belajar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terwujudnya anak didik sehat, Cerdas, Ceria dan berakhlaqul karimah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengoptimalkan perkembangan yang dimiliki anak didik dengan bermain dan belajar&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;MISI &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anak sebagai cikal bakal insan yang menjadi &lt;em&gt;Kholifatulloh Fil ardl&lt;/em&gt;  perlu disiapkan sedini mungkin untuk menjadi generasi yang cerdas tangguh dan kreatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;LAYANAN PENDIDIKAN PAUD&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Membimbing anak dalam bentuk layanan individual, artinya setiap anak mendapatkan layanan sesuai dengan keadaan dirinya yang unik sesuai dengan kebutuhan masing-masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;SYARAT - SYARAT PENDAFTARAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Membayar biaya pendaftaran: Rp. 15.000&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyerahkan 2 lembar foto copy akte kelahiran10 pendaftar pertama akan mendapatkan souvenir cantik&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;FASILITAS &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;a.  Gedung PAUD (tahap pembangunan)&lt;br /&gt;b.  Alat permainan dalam ruangan&lt;br /&gt;c.  Alat permainan luar ruangan&lt;br /&gt;d.  Kolam renang mini tahap pembangunan)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5570055586318510253-4543184088509856192?l=darulaitam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darulaitam.blogspot.com/feeds/4543184088509856192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://darulaitam.blogspot.com/2009/01/paud-darul-athfal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5570055586318510253/posts/default/4543184088509856192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5570055586318510253/posts/default/4543184088509856192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darulaitam.blogspot.com/2009/01/paud-darul-athfal.html' title='PAUD Darul Athfal'/><author><name>panti asuhan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17740742763451495848</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_GBRlVEAAXeQ/TK_AfUoMKfI/AAAAAAAAAF4/Fin-Pf7E2Uc/S220/LOGO+SMP+warna.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
